14 BULAN

MINGGU PERTAMA

1. Kekhawatiran tentang berat badan

Apakah bunda bertanya-tanya apakah ukuran si kecil adalah normal berdasarkan standar sehat?

Kekhawatiran tentang berat si kecil cukup sering muncul karena si kecil tampaknya makan relatif sedikit dan “hidup di udara.” Jika balita Anda sangat aktif, ia mungkin mengambil kalori lebih sedikit daripada yang dia keluarkan. berat badan juga bisa turun jika sakit. Pada usia ini, menjadi kurus biasanya bukanlah tanda penyakit serius, tapi jika bunda khawatir, bunda bisa bertanya pada dokter .

Dalam era rawan obesitas, bunda mungkin akan lebih khawatir tentang apakah anak Anda terlalu gemuk. Jika balita Anda tampak gemuk, ingat bahwa dia masih dibangun seperti bayi dan akan langsing saat ia tumbuh lebih tinggi dan mulai berjalan dan berlari lagi.

Untuk membantu dia mengembangkan kebiasaan sehat, berikan si kecil makanan ringan bergizi bukan yang manis dan tawarkan banyak kesempatan untuk bermain aktif. Doronglah si kecil untuk makan buah dan minum air (bukan minum jus buah). Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang pertumbuhan anak Anda, bicarakan dengan dokter. Dokter memiliki standar berat badan dan tinggi untuk memastikan dia tetap berada di jalur yang sehat.

Jika menurut dokter anak Anda terlalu berat, ia dapat merekomendasikan beralih ke susu yang rendah lemak. Jangan biarkan anak Anda minum dengan botol susu atau cangkir sippy sepanjang hari. Jika Anda memberi jus untuk anak Anda, batasi ke 4 sampai 6 ons per hari. (Anda dapat meregangkan jumlah dengan cara pengenceran dengan air)

Bila mungkin, berikan makanan yang bisa dipeganganya sendiri. Ketika ia makan sendiri, ia belajar mengenali kapan dia lapar dan ketika dia puas. Tapi jangan membatasi asupan balita Anda dari makanan sehat kecuali bila diminta oleh dokter – ia mungkin kehilangan nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya untuk tumbuh.

2. Menyusui setelah ulang tahun pertama

Jika anak Anda terus menyusui, selamat. menyusui di luar tahun pertama membawa banyak manfaat.

Meskipun anak Anda sekarang mendapatkan sebagian besar nutrisi nya dari makanan padat, ASI menyediakan kalori, vitamin, enzim, dan kekebalan yang berharga. Studi bahkan menunjukkan bahwa balita ASI jarang sakit.

Berlawanan dengan kepercayaan populer di Amerika Serikat, menyusui melewati usia 12 bulan tidak membuat anak-anak terlalu tergantung. Pemberian ASI menciptakan ikatan yang kuat dan memberikan dukungan emosional yang mendorong kemandirian dan kepercayaan diri.

Ini membawa tantangan juga, seperti komentar kasar dari orang lain yang tidak terbiasa melihat balita masih disusui ASI. Anda mungkin harus siap dengan jawaban tajam atas pertanyaan konyol. Misalnya, dalam menanggapi “Apakah dia masih menyusui?” hanya mengatakan “ya” bisa menghentikan interogasi tersebut.

Tips Bunda

“Setiap kali anak-anak saya melakukan apa yang saya minta, saya katakan,” Terima kasih. “Pengulangan adalah kuncinya. Anda cukup mengatakan atau melakukan sesuatu di depan mereka dan mereka akan melakukannya.” – Brandi

MINGGU KEDUA

1. Ketika dunia terlihat menakutkan

Apakah anak bunda sebelumnya takut hal-hal yang tampaknya tidak pernah mengganggunya sebelumnya? Apakah penyedot debu atau gonggongan anjing di jalan berubah menjadi rakasa di matanya? Sebagian besar ketakutan anak akan memudar saat ia merasa lebih aman dalam diri dan lingkungan kehidupannya, tapi sampai saat itu bunda perlu menemukan cara untuk beraktivitas di sekitar mereka.

Jika bak mandi sekarang menjadi tempat yang menakutkan untuk anak bunda, cobalah memberikan spons mandi selama beberapa hari. Biarkan dia duduk di bak mandi kering, dan menggunakan kain lap daripada secangkir air untuk membilas rambutnya. Bunda bahkan mungkin tidak perlu memakaikan sampo sampai kecemasannya hilang.

Beberapa kasus takut mandi dapat diatasi dengan beberapa kegiatan yang menyenangkan. Perkenalkan mainan air yang baru atau buku mandi. Atau bergabunglah dengan anak bunda di bak mandi dan berkecipak airlah bersama-sama.

2. Obat yang baik untuk flu dan pilek.

Pilek tidak menyenangkan untuk Anda atau anak Anda. Karena pilek disebabkan oleh virus, tidak ada obat selain menunggu sembuh sendiri. Jangan memberinya obat kimia untuk meringankan hidung tersumbat, hidung meler, dan batuk. Obat-obat itu tidak efektif pada anak-anak usia ini, dan memiliki efek samping yang berbahaya.

Untungnya, ada cara untuk membantu balita Anda merasa lebih nyaman. Letakkan sebaskom air panas dan biarkan uapnya membuat si kecil bernapas lebih mudah. Untuk efek yang sama, tambahkan beberapa tetes mentol, kayu putih, atau minyak pinus (tersedia di toko makanan paling alami) ke baskom air panas tersebut.

Cairan pada umumnya (sup, air, jus) yang menenangkan dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi. Hal terbaik tentu berkonsultasilah dengan dokter anak Anda sebelum menggunakan segala jenis obat-obatan, termasuk pengobatan alternatif.

Tips dari bunda

“Saya memakaikan tabir surya pada anak saya di rumah sementara dia hanya mengenakan popoknya. Lebih mudah memakaikan tabir surya itu di rumah sebelum berada di kolam renang atau pantai, di mana dia sedang senang-senang dan harus terganggu karena baru memakaikan tabir surya di tempat itu.” – Kristie

MINGGU KETIGA

1. Infeksi telinga 101

Apakah balita Bunda rewel? Menarik-narik telinganya? Ini bisa jadi infeksi telinga. Dua-pertiga dari anak-anak biasanya mengalami hal ini. Jika anak Anda terisak dan bersin akhir-akhir ini, itu adalah tanda : Setidaknya 70 persen dari infeksi ini karena cuaca dingin, karena kemampuan alami tubuh untuk menangkis bakteri melemah.

Anak-anak bungsu lebih rentan terhadap infeksi telinga karena kekebalan mereka belum sepenuhnya berkembang, ditambah ukuran dan bentuk dari tabung Eustachian masih tumbuh di telinga mereka membuat lebih mungkin infeksi. Menggunakan dot juga dapat berkontribusi pada masalah ini. Satu studi menemukan bahwa anak-anak yang tidak menggunakan dot memiliki insiden 33 persen lebih rendah terhadap masalah infeksi telinga ini.

Jangan cepat-cepat menghubungi dokter anak jika bunda mencurigai infeksi telinga, Karena sebagian besar infeksi telinga akan membersihkan sendiri, pedoman medis menganjurkan menunggu 48 sampai 72 jam sebelum mengobati dengan obat-obatan kimia.

2. Mengontrol kekacauan

pada masa ini balita di lepas akan meninggalkan jejak kekacauan. Bunda akan mudah terganggu segera jika meninggalkan mainan atau benda lain yang menarik saat sesuatu yang baru terlihat di matanya. Untuk membatasi kerusakan, coba gunakan gerbang keamanan untuk cordon off area bermain yang penuh dengan banyak mainan yang menarik. Atau menyimpan sampah laundry plastik atau wadah penyimpanan di setiap kamar untuk mengambil mainan dengan cepat.

Libatkan anak bunda dalam pembersihan pada akhir permainan, tapi jangan berharap dia untuk melakukannya sendiri pada usia ini. Sampai batas tertentu, bunda hanya sebagai pemodelan konsep. Adalah menyenangkan dengan menyanyikan lagu atau memakai beberapa alat musik “bersih-bersih” saat bunda memungut mainan tersebut.

Tips dari bunda :

“Putri saya bukanlah anak yang doyan makan. tapi saya telah menemukan cara agar dia mau makan. Saya menempatkan makanannya dalam mangkuk dan memberikan sendok atau garpu supaya dia makan sendiri. Itulah cara terbaik untuk menyuruh dia makan.” – Cheryl

MINGGU KEEMPAT

1. Di meja

Anak Bunda banyak mendapatkan keterampilan baru di usia ini, mulai dari arah kiri dan kanan – dari melambaikan tangan (da-dah) sampai ke keterampilan minum dari cangkir. Tapi satu hal yang dia belum kuasai adalah sopan santun di meja makan – dan itu tidak apa-apa. Masih terlalu dini baginya untuk makan dengan rapi.

Pada 14 bulan, makan adalah pengalaman belajar. banyak serpihan makanan menyebar di meja atau tikar atau bahkan sampai ke surat kabar di bawah highchair dan kekacauan – dimulai. Sediakan sendok atau “spork” (sendok dan garpu kombinasi) dengan pegangan luas dan sendok ukuran yang layak, dan biarkan anak menguasainya dengan caranya sendiri.

2. Dasar-dasar botol

Apakah bunda mencoba untuk mengajarkan balita bunda agar tak lagi menggunakan botol dot ? Dokter sering memberitahu orang tua untuk mencoba menghentikan kebiasaan pada umur 1 tahun, tapi banyak (mungkin sebagian besar) anak minum dari botol lama setelah ulang tahun pertama mereka.

Masalah utama dengan botol dot adalah hubungannya terhadap kerusakan gigi. Mengutip salah satu ahli, “Jika Anda pernah melihat gambar seorang anak dengan kerusakan gigi, alias ‘botol busuk,’ Anda akan membuang setiap satu dari botol dot bayi Anda lebih cepat ! “

Membawa botol dot dan menghisap dari botol tersebut selama berjam-jam – atau pergi tidur dengan botol – akan mengakibatkan gigi berlubang. Entah skenarionya minum susu atau minum jus akan menjadikan malapetaka di gigi mereka.

Jika Anda tidak siap untuk mengambil botol dot, gunakan cangkir. Untuk botol dot sebelum tidur, hal tersebut baik-baik saja jika itu diikuti dengan membersihkan gigi.

Jika dia suka pergi tidur dengan botol dot, bunda dapat mengizinkan botol diisi dengan air minum saja. Dengan begitu, dia memiliki kepuasan mengisap jika dia menginginkannya. Anda dapat transisi ke air jika perlu secara bertahap menggantikan air susu: satu ons air untuk satu ons susu, kemudian dua ons untuk dua ons susu, dan seterusnya selama beberapa hari atau minggu.

Bunda dapat memutuskan waktu yang tepat bagi anak untuk menyerahkan botol sepenuhnya, Bunda dapat mengambil pendekatan yang lebih bertahap. Bunda harus bisa sedikit tega dan mungkin beberapa malam tanpa tidur. Melakukannya perlahan mungkin melibatkan cangkir, misal, botol dot ketika makan siang dan mengikuti rutinitas selama beberapa hari. Kemudian menggantinya dengan cangkir. Dan seterusnya. Ngedot sebelum tidurlah yang biasanya paling sulit untuk dipisahkan.

Tips dari bunda

“Saya memiliki ‘kartu nama ibu,’ yang pada dasarnya kartu panggil dengan informasi kontak yang dapat dihubungi. Saya pastikan anak kami memiliki satu di saku belakang ketika pergi ke suatu tempat ramai.” – Sharon

diterjemahkan dan diedit seperlunya dari :
www.babycenter.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s